Tampilkan postingan dengan label pelayanan kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pelayanan kesehatan. Tampilkan semua postingan

11.8.22

BIAN 2022

Posted by with No comments

BIAN adalah Bulan Imunisasi Anak Nasional yang merupakan upaya dari pemerintah untuk mengejar kelengkapan imunsasi dasar yang menurun akibat pandemi covid dua tahun terakhir. Untuk Jawa pada Bulan Agustus ini, dan di Duwet diselenggarakan hari ini Kamis, 11 Agustus 2022.

Karena Mama sudah full WFO jadi tidak bisa menemani Andyn ke posyandu, untungnya Uti tidak ada acara sehingga bisa mengantarkan Andyn posyandu. 

Kegiatan posyandu kali ini :
cek berat badan 10.55Kg
diukur panjang badan 83CM
pembagian Vitamin A
dan pemberian imunisasi MR

Tadi Mama sempat terhubung via telpon dengan Tante Bidan Yeni, untuk persetujuan Andyn diberikan imunisasi MR. Sebelumnya Andyn sudah pernah mendapatkan imunisasi MR tapi ketentuan dari BIAN ini tanpa memandang status imunisasi sebelumnya, jadi misal sudah pernah mendapat imunisasi MR pada BIAN ini tetap diberikan imunisasi MR.

Waktu disuntik Andyn nangis, tapi cuma sebentar. Pulangnya minta makan di Roket Chicken, karena ada tanda-tanda ngantuk, Uti telpon kakung minta disusul. Pulang-pulang bawa sepeda baru. 
Jadinya habis nangis terus nguyu karena punya sepeda roda tiga baru dari Uti.



27.2.22

Influenza Kedua

Posted by with No comments
Hari ini jadwal Andyn untuk imunisasi influenza kedua, ketika masih dijalan admin KiKu mengabarkan kalau dokter Nia ada tindakan SC jadi digantikan dokter Noor, dokter Noor ini Ibu kandung dokter Nia yang praktek di RS Panti Rapih.

Ketika sampai masih antri 4 nomor, Andyn dapat nomor 19 sedangkan yang ditangani dokter no 15. Seperti biasa sambil nunggu Andyn main-main dulu, ya prosotan, ya naik motor-motoran, ya naik sepeda, ya naik hewan plastik. Hampir semua mainan dicoba meski cuma sebentar-sebentar.

Sudah beberapa nama dipanggil, tidak lama lagi nama Andyn yang dipanggil. Ibu bawa masuk Andyn untuk ditimbang. mau Ibu dudukin tapi Andyn minta tiduran, lucu banget badannya udah panjang minta tiduran ditimbangan bayi.

Andyn hari ini pinter banget, waktu diperiksa dokter anteng, dicek pakai stetoskop juga anteng karena beberapa waktu lalu sempat ga mau ditempel stetoskop sama dokter Nia, sayangnya waktu mau nyuntik dokter Noor  ga kasih aba-aba langsung jus jadi kaget deh Andyn, lalu ga mau pamit sama dokter Noor.

BB : 9.5Kg
TB : 84Cm
LK :

Meski tidak dengan dokter Nia, Ibu tetap bertanya sesuai daftar pertanyaan yang sudah Ibu buat, dokter Noor memberi tangapan untuk permasalahan sembelit Andyn, bisa menggunakan microlax jika sampai 5hari tidak BAB, untuk sufor disarankan yang mengandung P-HP yaitu Protein Hidrolisat Parsial yaitu "protein yang telah diolah secara enzimatik membuat protein susu lebih mudah dicerna" seperti Morinaga, selain itu coba diberikan minyak zaitun pada makanan dan jangan minum teh, karena teh membuat BAB jadi keras.

22.1.22

Posyandu

Posted by with No comments
Andyn senang sekali mau posyandu hari ini, berkali-kali bilang posyandu..posyandu.. Akhirnya jam 10 kami berangkat.

30.11.21

DPT Lanjutan

Posted by with No comments

Imunisasi DPT (difteri, pertutis dan tetanus) merupakan imunisasi yang wajib diberikan pada bayi, dpt lanjutan diberikan pada bayi usia 18 bulan. Andyn dapat giliran pada 30 November 2021. Seperti yang sebelumnya Andyn imunisasi di Klinik Bidan Hastuti, kami berangkat sekitar pukul 7.30 dari rumah, kebetulan tidak terlalu jauh begitu sampai klinik cuma antri 1.

Sambil nunggu giliran Andyn berlarian kesana kemarin, bermain mobil mainan dan schooter yang terparkir rapi di klinik.


Andyn disuntik di lengan kanan sembari digendong Ayah, cuma nangis sedikit setelahnya sudah ceria lagi bahkan tidak mau pulang, sangat tertarik dengan gambar ikan yang ada di dinding tangga klinik, bahkan terus berlari menuju gambar tersebut, dimana area itu sudah masuk area rumah Bu Bidan. Demi bisa membawa pulang Andyn Ayah dan Ibu menjanjikan melihat ikan di rumah Om Dodo. 

Sebelum ke rumah Om Dodo mampir beli soto buat sarapan Andyn, siapa tahu mau makan sambil lihat ikan. 

Semua berjalan lancar dan menyenangkan, Andyn makan cukup banyak, Andyn pun happy. Sekitar jam 9 kami pulang dari rumah Om Dodo, karena Ayah Ibu harus berangkat kerja.


9.9.21

Posyandu

Posted by with No comments
Hari ini Andyn pergi posyandu, semangat banget. Pakai sepatu pakai jaket padahal panas banget. Andyn jalan kaki sama Ibu dan Mba Kela ke posyandu yang cuma di rumah pendopo Uti. Kami sengaja datang awal karena Ibu masuk kerja siang. 

Sampai di lokasi masih belum dimulai, Andyn jadi peserta pertama. Andyn happy banget bertemu banyak orang, senyum terus merekah dibibirnya.

Datang, cuci tangan lalu cek suhu, kemudian cek berat badan, panjang badan lalu ambil taman gizi kemudian pulang.


Andyn sudah terbiasa timbang berat badan sendiri, jadi waktu di posyandu mau cek berat badan Andyn anteng aja berdiri pada timbagan digital. BB Andyn 9.2Kg


Setelah cek berat badan, Andyn cek tinggi badan. Ibu ga punya dokumentasi karena petugas minta Ibu untuk peluk Andyn yang meronta ditidurkan pada papan pengukur tinggi badan. Menurut Ibu pengukuran tinggi badan kali ini kurang efektif. karena posisi Andyn terlalu tegang. Dari hasil pengukuran panjang Andyn 74.1cm naik 0.1cm dari posyandu sebelumnya.

Taman gizi kali ini ada nasi putih lauknya opor telur tahu, pisang dan 2 biskuit balita. Untuk ini semua Ibu hanya membayar 2K.

12.6.21

PCV Dosis Keempat

Posted by with No comments

Jadwal imunisasi PCV dosis keempat Andyn harusnya Minggu, 6 Juni 2021 tapi karena Pakde Budi ada acara jadi ga bisa nganterin imunisasi, Ibu minta ditunda ke Minggu, 13 Juni 2021. 

Berangkat dari rumah sekitar jam 9.30 WIB, jalanan lumayan rame sampai tempat prakter dokter Nia masih antri 2 pasien. Ketika sampai Andyn masih dalam posisi tidur, Ibu biarkan dulu karena tidurnya belum lama, rencana Ibu akan bangunkan jika antrian tinggal 1 pasien. 

Belum sempat Ibu bangunkan, Andyn sudah bangun. Lalu bermain dengan Ayah di ruang tunggu, hingga tiba giliran  nama Andyn dipanggil dokter Nia.

Seperti biasa, sebelum disuntik Andyn ditimbang dan diukur telebih dahulu. Dokter menginfokan untuk kali ini perkembangannya baik, 
Berat badan  : 8.7 Kg 
Panjang badan : 74 Cm
Lingkar kepala : 36 Cm

Kali ini ada beberapa keluhan :
1. Andyn ngrok ngrok seperti mau pilek, tapi setelah dicek dokter dengan stetoskop paru-paru Andyn bersih.
2. Andyn belum tumbuh gigi, ditunggu dulu sampai bulan ke15.

Untuk mengetahui perkembangan Andyn, dokter menanyakan beberapa hal dari denver test, seperti :
1. mengucap 1 kata
2. dadah
3. mengambil benda kecil


Kali ini Andyn suntiknya sambil dipangku Ibu, tidak tiduran seperti sebelumnya. Dan ini merupakan pengalaman pertama Ibu, sayang Ayah ga peka momen jadi cuma lihatin aja ga ngeluarin HP buat ambil gambar. 

Andyn pintar nangis cuma sebentar ketika jarum suntik ditarik keluar, setelahnya langsung diam.

Ini adalah PCV terakhir untuk Andyn, rencana dua bulan lagi (Agustus) mau imunisasi Influenza, tapi dokter Nia menyarankan untuk JE (Japanese Encephalitis) juga karena Indonesia termasuk area endemik virus JE. Imunisasi JE ini untuk mencegah radang otak, diberikan hanya 2x dalam jarak 1 tahun, dengan harga sekitar 500K.



4.3.21

Andyn Imunisasi Campak

Posted by with No comments

Usia 9 bulan saatnya Imunisasi Campak, dari artikel Halodoc Campak adalah penyakit ruam seluruh tubuh dan sangat menular. Imunisasi Campak ini menjadi salah satu imunisasi rutin lengkap yang disarankan oleh Pemerintah Indonesia. Karena termasuk imunisasi wajib, imunisasi ini bisa dilakukan di bidan dengan biaya lebih murah tentunya, di bidan Imunisasi cuma 30K, sedangkan di dokter praktek bisa 150 atau bahkan lebih jika di rumah sakit. Ayah Ibu sepakat jika Imunisasi wajib dari pemerintah di bidan saja, kalau yang disarankan seperti PCV di dokter praktek. Jadi Andyn Imunisasi Campak di Bidan Praktek Sri Hastuti di daerah Nglingi, sebelumnya Andyn pernah Imunisasi DPT 1,2,3 di sini juga.

Untuk Imunisasi Campak jadwalnya ada hari khusus yaitu tanggal 5 setiap bulannya jam 7.00-9.00 WIB dan dibatasi untuk 10 bayi. Bulan ini jatuh pada hari Jumat, dan kebetulan Ibu kerja sift siang dan Ayah ambil jatah WFH jadi Ayah Ibu bisa nganterin Andyn Imunisasi, diantar Pakde Budi, Mas Handik dan Mba Lintang juga karena kalau mau motoran masih pagi. 

Ketika datang cuma antri 1 pasien ibu hamil, setelahnya giliran Andyn. Seperti biasa, Ayah pegang Andyn Ibu bagian dokumentasi. Ayah Ibu kira paha yang akan disuntik makanya Andyn pakai celana pendek, ga tahunya lengan kiri yang disuntik, bidan yang bertugas menyarankan agar Andyn digendong saja, agar lebih nyaman. 

Andyn nangis waktu jarumnya dilepas.

Setelah selesai dokumantasi, Ibu gantian gendong Andyn, eh langsung diem sebentar lalu nangis lagi lalu selesai nangisnya. Ibu jadi kepikiran tukar posisi dengan Ayah untuk Imunisasi Andyn berikutnya, karena Andyn masih ada Imunisasi Campak lanjutan dan DPT lanjutan.


Terima kasih Nak, sudah pinter banget. Gpp ya Nak disuntik biar kekebalan tubuhnya bagus dan terhindar dari penyakit campak.

Pulang imunisasi tidur nyenyak 😴

15.2.21

Posyandu Serentak Februari 2021

Posted by with No comments



Bulan Februari adalah bulan pembagian Vitamin A di Posyandu, Andyn dapat undangan untuk hari Selasa 16 Februari jam 9:00-10:00 WIB, untung Ibu masuk siang jadi bisa nemenin Andyn ke Posyandu dulu. 
Kalau Posyandu serentak tepatnya di Balai Desa, kalau Posyandu mandiri pelaksanaannya pernah di Masjid, tapi seringnya di Rumah Pendopo Uti. 

Tadi ke Posyandu diantar Uti, tapi Uti cuma nunggu di parkiran, karena yang boleh masuk cuma anak dan ibu. Sebelumya cuci tangan dulu lalu cek suhu tubuh. 
Perhentian kedua mengisi daftar hadir, lalu Ibu diberi kertas data diri Andyn, yang akan diisi berat dan panjang badan. Dari sini Ibu dan Andyn menuju meja pengukuran badan, panjang badan Andyn 68,1cm. Setelah ukur panjang badan, ukur berat badan. Sama seperti waktu dulu, Ibu naik dulu ke timbangan digital, baru kemudian ditambah beban Andyn. Hasilnya BB Andyn 7,7Kg.

Setelah selesai diukur Andyn dapat jajanan, lalu ke tempat pengambilan obat dan vitamin. Untuk Andyn yang baru berusia 8 bulan cuma dapat vitamin A warna biru. Tadi Ibu ditawarkan mau diberikan ditempat dibantu petugas, atau diberikan sendiri di rumah. Ibu pilih diberikan sendiri di rumah.

24.1.21

PCV Kedua, Done!

Posted by with No comments

Hari ini jadwal Andyn imunisasi PCV yang kedua, jadwal praktek dokter Nia jam 8.00-9.00 WIB, tapi karena yang nganter banyak dan uti sudah beli sarapan, akhirnya baru berangkat jam 8.00 dari Klaten. 
Sampai tempat praktek dokter Nia masih ada beberapa yang antri, Andyn main dulu di ruang tunggu naik sepeda, naik rusa sampai tiba giliran imunisasi. 

Pertama-tama Andyn cek fisik dulu, berat badan, panjang badan, lingkar kepala dan suhu. Dicek juga dengan stetoskop. Dokter menjelaskan kondisi fisik Andyn dalam grafik yang ada pada buku KIA dan menginfokan semuanya baik, perkembangannya baik, karena semua berada diatas garis hijau.

Kali ini Andyn ada keluhan bercak putih pada dada, dokter Nia cek dan info kalau itu ptyriasis alba, seperti waktu Ibu konsul via wa beberapa hari lalu. Ptyriasis alba ini akan hilang dengan sendirinya, biasa jadi tidak cocok dengan produk yang digunakan, solusinya coba ganti merek, untuk cek alergi minyak telon bisa dioleskan pada perut terlebih dahulu, cek selama 3 hari apakah menimbulkan gejalan kemerahan. 

Sebelum memberikan suntikan imunisasi pada Andyn, dokter Nia menginformasikan pada Ibu obat apa yang digunakan dan tanggal kadaluarsanya, kondisi obat dalam keadaan tersegel. 

Ibu diminta untuk memegang kaki Andyn, tapi Ibu tukar tempat dengan Ayah jadi Ibu yang jaga kepala Andyn sambil memberi Andyn afimasi biar tenang, tapi ya namanya anak disuntuk pasti nangis lah, apalagi dipegangin kuat ya kaki ya kepala, pasti sangat tidak nyaman. 

Tapi Andyn pintar, nangis cuma sebentar.

Kami pulang dengan tenang dan membawa selembar resep untuk Zamel drop, penambah nafsu makan, karena porsi makan Andyn (60ml) terlalu sedikit untuk usianya yang sudah 7 bulan 3 minggu, seharusnya sudah 75ml atau 5 sendok makan. 



***
Kunjungan kali ini dokter Nia, lebih santai mungkin karena sudah kunjungan ketiga jadi makin asik aja, dokter menjawab semua pertanyaan Ayah dan Ibu dengan santai dan ramah, sangat ramah malah. 

22.11.20

PCV Tahap Satu

Posted by with No comments

 

Hari ini akhirnya Andyn bertemu dengan Dokter Nia, karena mau dienjus. Ayah Ibu akhirnya memutuskan imunisasi tambahan sesuai anjuran pemerintah untuk Andyn PCV dan Influenza. PCV (pneumococcal conjugate vaccine) menurut artikel yang Ibu baca di sehatq

PCV mencegah berbagai penyakit berat yang disebabkan oleh infkesi bakteri Streptococcus pneumoniae, seperti:

Meningitis 
Meningitis adalah infeksi yang menyerang selaput pelindung otak dan saraf tulang belakang. Penyakit ini dapat menyebabkan koma, kebingungan, kebutaan, kelumpuhan, bahkan kematian.
Pneumonia
Pneumonia merupakan infeksi paru-paru yang dapat menyebabkan gejala seperti demam, batuk, dan sesak napas.
Otitis media
Otitis media adalah infeksi pada telinga bagian tengah yang dapat menyebabkan nyeri, bengkak, demam, sulit tidur, dan anak rewel.
Bakteremia
Bakteremia merupakan infeksi berbahaya pada darah.
Infeksi sinus (sinusitis)
Penyakit pneumokokus juga dapat menyerang rongga sinus dan menyebabkan sinusitis.

Jenisnya ada PCV10 dan PCV13, 10 dan 13 merujuk pada kandungan yang terdapat didalamnya, tapi untuk Andyn PCV10 sudah cukup. Pemberian vaksin PCV ketika usia anak 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan kemudian diulang pada usia 12-15 bulan, sedangkan jika usia anak sudah lebih dari 7bulan, PCV hanya bisa diberika sebanyak 2 kali. Untung Andyn belum lewat 6 bulan jadi masih bisa dapat 4 dosis vaksin.

Sebelum diberikan vaksin, Andyn dicek fisik dulu sama dokter meliputi berat badan, panjang badan dan lingkar kepala serta detak jantung. Dokter juga melakukan pengecekan pada mata dan alat kelamin meliputi kebersihannya.



Setelahnya baru deh dienjus, sebelum vaksin disuntikkan dokter menunjukkan kondisi vaksin tersebut pada Ibu, serta menginfokan tanggal kadaluarsanya. Setelahnya info tersebut ditempel pada buku KIA Andyn. Besok kalau vaksin lagi Ibu mau minta izin untuk fotoin vaksinya atau suntikannya ya? semua ini dengan catatan Ibu tidak lupa 😅


Vaksi dan konsultasi selesai, Andyn akan mendapat suntikan kedua nanti akhir bulan Januari.

8.11.20

Konsultasi BB

Posted by with No comments
Sudah dua bulan terakhir kenaikan BB Andyn tidak sesuai standar yang ada di buku KIA.
Bulan September BB cuma bertambah 400gram kurang 200gram untuk memenuhi standar kenaikan BB dari bulan 4 ke 5. 
Pada bulan Oktober kenaikan BB juga cuma 200gram. 

Akhirnya Ayah dan Ibu pergi ke Dokter Nia, untuk konsultasi BB Andyn. Dari hasil konsultasi Dokter bilang kenaikan BB sesuai target jadi masih aman, tapi target minimal jadi harus ditambah vitamin, zat besi dan napsu makan.
Untuk kebutuhan minum usia 5 bulan itu 120ml per 2 jam, sedangkan Andyn baru 400ml per 9 jam. Duh jauh banget kurangnya. 
PR banget nih untuk Ayah dan Ibu meningkatkan minum Andyn. 
Lalu dokter menyarankan untuk pakai Infatrini 125ml 2X sehari. Kemudian dievaluasi selama 2minggu ada kenaikan BB tidak. 

Selain BB Ayah dan Ibu juga menanyakan imunisasi tambahan yang diperlukan untuk Andyn. Dokter Nia menginfokan untuk vaksi PCV, Rotavirus dan Infuenza. 


 
Suplemen Zat Besi


29.8.20

Minggu Terakhir Ibu Cuti : Minggu, 30 Agustus 2020

Posted by with No comments
Hari ini Andyn jadwalnya imunisasi DPT dan Polio tetes, dua imunisasi ini dapat subsidi dari pemerintah, jadi Ayah Ibu membawa Andyn ke bidan, karena selisih biayanya lumayan bisa buat beli susu.
Hari ini pun pertama kali Andyn naik motor lumayan jauh sekitar 4KM




pulang imunisasi

nenen yuk

imuuutnyaaaa

jilat tissue

selamat malam nak, bobok yang nyenyak yaa









10.8.20

Posyandu Pertama Andyn

Posted by with No comments

Waktu Bu Bayan mengantarkan undangan posyandu, Ibu sudah tidak minat pergi karena kondisi pandemi ini berada di rumah adalah pilihan terbaik. Selama ini pun Andyn tidak pernah pergi dari rumah kecuali imunisasi. Tapi Uti Kamini nyuruh berangkat, akhirnya berangkatlah posyandu. 

Ibu yang boncengin, karena Ibu ga bisa gendong sambil motoran, kawatir aja. Jadi uti yang gendong Andyn. Posyandu dilaksanakan di Balai Desa, ga jauh dari rumah. 

Ternyata kegiatan Posyandunya cuma menimbang berat badan. Jadi pertama Ibu naik di timbangan digital, lalu ditambah gendong Andyn, jadi bisa diperoleh info berat badan Andyn. Ahhh ini mah biasa Ibu dan Ayah lakukan di rumah. 

Karena ini adalah pertama kali Ibu ke posyandu, kan Ibu ga tahu kalau bayi tidak boleh dipakaikan pospak, Ibu sih mikirnya biar tetap aman meski ngompol. Tapi sama petugasnya ga boleh, jadi hari dilepas pospaknya. Duh, ribet amat, kenapa ga BB Andyn dikurangi 1-2 ons gitu. Ini yang membuat Ibu kecewa datang ke posyandu. Karena sedang pandemi korona, meminimalisir kontak fisik adalah hal yang terbaik, tapi Andyn malah dipegang beberapa orang, meski mereka pakai sarung tangan, tapi kan sarung tangannya sudah dipakai pegang ini itu. 

Kedepan jika ada undangan posyandu Ibu ga ada datang, Andyn boleh ikut posyandu juga pandemi ini berakhir, meski sekarang ga ada yang tahu kapan akan berakhir. 


sebelum berangkat posyandu

pulang dari posyandu

oleh-oleh dari posyandu


6.6.20

Kontrol setelah Lahir

Posted by with No comments

Hari ini jadwal Andyn untuk kontrol setelah 4 hari yang lalu pulang dari RS.

Andyn ke RS Panti Rapih diantar Pakde Budi, Bude Vivit, Uti, Ayah Ibu.

Karena sudah ada surat pengantar ketika pulang dari RS jadi Andyn tidak perlu daftar, tinggal daftar ulang dengan petugas yang bertugas di klinik anak. 

Andyn diukur panjang dan berat oleh petugas, Ibu mencatat dan mendokumentasikan. 

Setelah tiba giliran Andyn, Andyn bertemu dengan dokter Tintin (sayangnya Ibu tidak minta foto)


 foto ini dapat dari Ig Panti Rapih :)


Dokter cek kondisi Andyn, baik-baik saya hanya pusarnya terlalu panjang istilah gaulnya bodong. 

Bodong adalah pusar menonjol ke luar, tidak seperti kondisi yang normal yaitu menjorok ke dalam (membentuk ceruk di perut). Pusar yang bodong sering ditemukan pada bayi. Secara medis bodong dikenal sebagai hernia umbilikalis (umbilical hernia)

Dokter menyarankan agar Andyn tidak sering ngulet, agar pusarnya tidak semakin besar. Jika mau bisa dipakaikan alat untuk menekan pusar.

Rencana untuk tindik gagal karena Ibu salah beli anting, yang Ibu beli tindik bukan anting.