29.8.25
14.5.25
Jatuh di Sekolah
Posted by Mama with No commentsKakak cerita ke Mama "Ma, tadi aku jatuh di taman sekolah dekat tangga, kesandung kaki teman tapi aku ga nangis loh Ma, cuma keluar darah sedikit lalu dibersihkan Bunda Retno pakai kain sama air". Sedih Mama setiap Kakak jatuh, tapi kali ini Mama bilang "Kakak hebat tidak nangis, tadi jatuhnya didaratan kan bukan tangga?" Setelah mendapat penjelasan dari Kakak, Mama kemudian peluk Kakak lalu bilang "lain kali hati-hati ya Kak, perhatikan sekitrar biar tidak jatuh" karena tersirat Kakak sedikit menyalahkan temannya, karena kaki temannya Kakak jadi jatuh.
22.1.25
Jatuh
Posted by Mama with No commentsSore ketika Mama pulang kerja, Kakak Adek sudah mandi dan sedang bermain di depan rumah. Sementara mereka main, Mama mandi dulu. Tapi begitu keluar dari kamar mandi Mama degar suara Kakak Andyn menangis kenceng banget, ada apa ini, apakah berebut dengan adek tapi tidak terdengar suara adek. Tidak lama kemudia terdegar "Mamaaaa...." bersamaan dengan Kakak yang berlarian masuk rumah. "Mama aku jatuh, sakit banget" Mama sigap melihat lutut bagian yang sering banget lecet setiap kali Kakak jatuh, untungnya kali ini cuma lecet sedikit banget tidak sampai mengelupas seperti jatuh beberapa waktu lalu. Satu per satu Kakak tunjukin bagian mana saja yang sakit sambil cerita gimana tadi kog bisa jatuh. Isak tangis makin tidak terbendung, beberapa kalimat mengambarkan ketakutan dan kekawatiran, selain mengeluhkan sakit Kakak bilang ga bisa jalan, kakinya patah. Mama paham betul situasi seperti ini, tugas Mama cukup menenangkan dan sesekali menghapus air mata yang ga ada habisnya terus mengalir. Setiap kali terjatuh Kakak selalu berjanji untuk lebih hati-hati lagi, semoga kedepan bisa menepati janji ya Kak, untuk lebih hati-hati karena hati Mama remuk kalau Kakak terluka.
11.9.24
Jatuh
Posted by Mama with No commentsKetika Mama pulang kerja Kak Andyn sedang main di jalan depan rumah, ada Adek Yutta juga tapi Dek Yutta langsung naik motor Mama di depan dan ikut pulang, sedangkan Kak Andyn izin mau main dulu sebentar.
Sampai rumah yang harusnya Adek mandi, malah minta nenen ga bisa dibujuk untuk mandi dulu, akhirnya Mama nenenin Adek di kamar ga lama terdengar Kakak nangis dan beberapa obrolan yang intinya Kakak Andyn jatuh karena lari.
Mama dan Adek keluar menyambut Kakak yang ga mau pulang ke rumah malah nangis di jalan karena lututnya lecet. Tertatih-tatih Kakak menuju teras sambil menangis kesakitan. Kakak mulai menjelaskan kalau tadi tidak lari cuma lari kecil lalu jatuh, beberapa kali bilang sakit dan ga mau masuk rumah padahal haus, jadi minta Mama ambilin air minum. Sambil dengerin cerita Kakak, Mama mulai mengidentifikasi luka Kakak ada dimana saja, lalu ambil hansaplast spray antiseptik, tapi ketika mama seprotin Kakak malah makin nangis, lalu dilepar hansaplast spray antiseptiknya.
Kakak menangis lumayan lama, sampai Uti keluar dan pura-pura ngajak Adek ke swalayan. Kakak mau ikut, tapi syarat dari Mamam kalau mau ikut harus berhenti nangis. Setelah beberapa waktu akhirnya air mata berhenti dan Kakak pergi sama Uti, Adek mandi sama Mama.
Setelah pulang dari swalayan Kakak sudah happy lagi "mama, aku pulang". Tapi pas mandi merintih kesakitan lagi.
21.7.24
Jatuh Lagi
Posted by Mama with No comments17.7.24
Jatuh Lagi
Posted by Mama with No commentsMama pulang kerja terpantau Yutta, Andyn dan Kakung sedang di pertigaan dekat rumah, ada Mba Lala juga dan sepupu Mba Dea. Tapi ternyata ada sedang ngeurmunin Andyn yang habis jatuh lagi. Andyn duduk di kursi hijau, dengan luka lecet yang makin parah karena luka yang jatuh kemarin senin belum sembuh. Hati Mama remuk lihat lutut Andyn bonyok gitu. Mana ini hari rabu, Papa futsal jadi pulang malam. inhael exhael Mama haru tenang.
Setelah semuanya masuk rumah, Mama nenenin Yutta untungnya langsung bobok lalu mandiin Andyn. Setiap lecet pasti mandinya penuh drama. Mana ini tecet terparah dan terlebar. Mama pun agak takut juga melihat lukanya. Karena tidak mau dibersihkan Mama pakai Hansaplast spray antiseptik jadi Andyn membersihkan sendiri lukanya dengan disiram air sebelum mandi, sama seperti kemarin senin. Andyn makin pintar, kali ini tidak sedrama sebelum-sebelumnya.
Setelah mandi, Andyn Mama suapin sambil nonton TV ga lama Papa pulang bawa cairan infus sama salep luka Bioplacenton tapi di rumah sudah ada salep luka Hansaplast. Tapi karena Andyn ga mau dibersihkan dan diobatin jadi baru setelah Andyn tertidur Papa bersihkan lukanya pakai Hansaplast spray antiseptik kemudian diolesin salep luka Hansaplast.
21.1.23
Jatuh di Gereja
Posted by Mama with No commentsDari Gereja Andyn minta makan Olive tapi akhirnya ke Roket Pasar Puluh Watu, lumayan mau makan hampir 1/2 tapi ga mau pulang karena baru lihat Pororo, nangis nangis lagi. Mama Papa mampir ke rumah Uti Nini biar bisa segera nonton Pororo, tapi Andyn tetap ga mau, maunya ya nonton di Roket. Akhirnya pulang ke Uti Kamini karena ga mau menginap di Uti Nini, pas tidur malem beberapa kali merintih kesakitan "Ma...sakit" "Mah... tadi aku jatuh" terbangun berkali-kali dan menangis.
![]() |
| Luka di lutut kiri dan kanan |
![]() |
| di Rocket |
![]() |
| Tidur dengan ekspresi kesakitan |
26.7.22
Jatuh di Rumah Mbah Umi
Posted by Mama with No comments5.2.22
Jatuh
Posted by Mama with No commentsCuma breg.. gitu aja jatuhnya tapi karena jalan tidak halus jadinya lutut Andyn langsung mberet nangis kenceng tentunya.
25.1.22
Kepeleset
Posted by Mama with No commentsHabis hati Ibu
21.6.21
Andyn Jatuh dari Kuda
Posted by Mama with No commentsIbu dmn? Ada didekatnya tapi lagi bersihin ingus, Andyn sudah meluncur
Kakung ngecek ke ruang tengah
Ibu yang lagi gendong Andyn di teras, langsung ngalihin pandangan Andyn.
Ibu kurang setuju dengan menyalahkan benda mati lalu memukulinnya.
.jpeg)





